Search Journal :

Indonesian Journal of Critical and Emergency Medicine Vol 1 No.3 July-September 2014 / ISSN : 2355-4584

Validation of CURB-65 Scoring System in Indonesian Patients with HAP


Samuel Halim

ABSTRACT
Background:
Hospital-acquired pneumonia (HAP) is a common infection occurring in hospitalized patients. CURB-65 (Confusion, Uremic, Respiratory, Blood Pressure, Age over 65) scoring system was developed to assess severity and risk in community-acquired pneumonia (CAP) but its use has not been validated in HAP patients in Indonesia.
Objective: To validate the performance of CURB-65 scoring system to predict mortality in Indonesian patients with HAP.
Methods: This is a validation study with retrospective cohort design. Data were taken from medical records in Cipto Mangunkusumo Hospital, Jakarta, Indonesia, from January 2006 to December 2012. Among 204 recruited HAP patients, 171 patients with complete data were included. Hosmer-Lemeshow test was conducted to test the accuracy and area under Receiver Operating Curve (ROC) was calculated to discriminate the performance of CURB-65 scoring system. The specificity and sensitivity value of CURB-65 to predict mortality in HAP patients were analyzed. Statistical analysis was performed using SPSS 16.0.
Results: The overall mortality proportion is 42.7%. Hosmer-Lemeshow test shows good accuracy (p=1.00). The area under the ROC is 0.376, showing bad discriminating performance of CURB-65 scoring system. Using the cut-off value of score 2, the sensitivity of CURB-65 is 71.2% and its specificity is 42.9% to predict mortality in HAP.
Conclusion: CURB-65 has low specificity and sensitivity value to predict mortality in HAP patients.
Key words: CURB-65, hospital-acquired pneumonia
 

ABSTRAK
Latar belakang:
Hospital-acquired pneumonia (HAP) merupakan infeksi yang umum menyerang pasien rawat inap. Sistem skor CURB-65 (Confusion, Uremic, Respiratory, Blood Pressure, Age over 65) dibuat untuk menilai beratnya penyakit dan risiko kematian pada pneumonia komunitas. Kegunaannya dalam memprediksi mortalitas pada pasien
HAP di Indonesia belum divalidasi.
Tujuan: Memvalidasi sistem skor CURB-65 dalam memprediksi mortalitas pada pasien HAP di Indonesia.
Metode: Studi ini merupakan uji validasi berdesain kohort retrospektif. Data diambil dari rekam medis Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta, pada periode Januari 2006 sampai Desember 2012. Dari 204 pasien HAP, terdapat 171 pasien dengan data lengkap yang menjadi subjek penelitian. Uji Hosmer-Lemeshow dilakukan untuk menguji akurasi dan area di bawah Receiver Operating Curve (ROC) dihitung untuk mengetahui kemampuan diskriminasi sistem skor CURB-65. Sensitivitas dan spesifisitas CURB-65 untuk memprediksi mortalitas pasien HAP turut dianalisis. Analisis statistik dilakukan dengan SPSS 16.0.
Hasil: Proporsi mortalitas total pasien HAP adalah 42,7%. Uji Hosmer-Lemeshow memperlihatkan akurasi yang baik (p=1,00). Area di bawah ROC bernilai 0,376, yang berarti sistem skor CURB-65 memiliki kemampuan diskriminasi yang kurang baik. Dengan titik potong pada skor 2, sensitivitas dan spesifisitas sistem skor CURB-65
dalam memprediksi mortalitas pasien HAP adalah 71,2% dan 42,9%.
Kesimpulan: Sistem skor CURB-65 memiliki sensitivitas dan spesifisitas yang rendah dalam memprediksi mortalitas pada pasien HAP.
Kata kunci: CURB-65, hospital-acquired pneumonia


Download Full Paper