Search Journal :

Indonesian Journal of Critical and Emergency Medicine Vol 1 No.1 March-May 2014 / ISSN : 2355-4584

Distribusi Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kelaikan Terbang Pasien PPOK pada Jemaah Haji Indonesia


Mohamad Syahrir Azizi
Anna Uyainah, Zulkifli Amin, Mohamad Sedijono, Hamzah Shatri

ABSTRACT
Background:
The decreased pressure in aircraft cabins may cause hypoxia symptoms in patients with Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD). Currently, no publication is known to have reported the profile in-flight hypoxia symptoms and pre-flight medical screening in COPD pilgrims.
Objective: To obtain profile of in-flight hypoxia and pre-flight assessment for fitness-to-fly without oxygen supplementation based on pulmonary function test, oxygen saturation, and the ability to walk more than 50 meters among pilgrims with COPD.
Methods: This is a desciptive study which was conducted during the pilgrimage season in 2011.
Results: Thirty six COPD patients were identified and subsequently recruited to this study. Pre-flight medical assesment concluded that 33 subjects were fit to fly without supplemental oxygen. Nevertheless, three subjects developed in-flight hypoxia symptoms i.e. two of them were fit to fly without supplemental oxygen, while another subject was recommended to have supplemental oxygen. Characteristics of subjects with in-flight hypoxia were as follows: current smokers (10.5%), not known to have COPD prior to health examination (8.8%), moderate COPD category (9.5%), above 60 years old (5,3%), and had comorbidities (4,2%).
Conclusion: Most pilgrims with COPD were fit to fly without oxygen supplementation.
Key words: Hypoxia symptoms, COPD, Pilgrims.
 

ABSTRAK
Latar Belakang:
Penurunan tekanan pada kabin pesawat dapat mencetuskan gejala hipoksia pada penderita Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK). Saat ini belum ada laporan mengenai profil gejala hipoksia saat penerbangan dan gambaran penilaian kelaikan terbang berdasarkan kemungkinan kejadian hipoksia saat penerbangan pada jemaah haji dengan PPOK.
Tujuan: Mengetahui profil pasien PPOK yang mengalami gejala hipoksia saat penerbangan dan penilaian kelaikan terbang berdasarkan fungsi faal paru, saturasi oksigen dan aktifitas berjalan lebih dari 50 meter pada jemaah haji dengan PPOK.
Metode: Studi deskriptif yang dilakukan pada jemaah haji embarkasi Jakarta dengan PPOK saat pelaksanaan ibadah haji tahun 2011.
Hasil: Pada studi ini didapatkan 36 subyek jemaah haji dengan PPOK. Pada penilaian pra-keberangkatan didapatkan 33 subyek yang dinilai laik terbang tanpa menggunakan oksigen. Saat penerbangan didapatkan tiga subyek mengalami gejala hipoksia. Dua orang berasal dari kelompok yang dinilai laik terbang tanpa menggunakan oksigen dan satu orang dari kelompok yang dinilai laik terbang dengan menggunakan oksigen. Karakterisitik subyek yang mengalami gejala hipoksia didapatkan pada perokok aktif (10,5%), tidak terdiagnosis PPOK sebelumnya (8,8%), PPOK derajat sedang (9,5%), usia lebih dari 60 tahun (5,3%) dan adanya komorbiditas (4,2%).
Kesimpulan: Sebagian besar penderita PPOK dapat melakukan penerbangan tanpa menggunakan oksigen.
Kata kunci: Gejala hipoksia, PPOK, Jemaah haji.


Download Full Paper